Peternak Ayam Demo Di Kendal, Harga Pakan Mahal Jadi Sorotan

Peternak Ayam Demo Di Kendal, Harga Pakan Mahal Jadi Sorotan
11-Aug-2026 | sorotnuswantoro Kendal , Jawa Tengah

KENDAL – Peternak ayam petelur di Kabupaten Kendal menggelar aksi demo di Alun-alun Kendal, Senin (10/8/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kondisi usaha peternakan yang semakin tertekan akibat tingginya harga pakan dan anjloknya harga jual telur di pasaran.

Dalam aksi tersebut, para peternak membagikan sekitar 15.000 ekor ayam petelur secara gratis kepada masyarakat. Pembagian ayam menjadi simbol keprihatinan peternak yang mengaku kesulitan mempertahankan usaha di tengah biaya produksi yang terus meningkat.

Ketua Peternak Unggas Kendal, Suwardi, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi kepada pemerintah agar persoalan yang dihadapi peternak mendapat perhatian serius. Menurutnya, harga pakan terus mengalami kenaikan, sementara harga telur justru mengalami penurunan.

“Kami ingin menyampaikan suara kepada pemerintah bahwa kondisi peternak ayam petelur saat ini sangat terjepit. Harga pakan terus naik, sedangkan harga telur terus merosot, meskipun ada program Makan Bergizi Gratis (MBG),” kata Suwardi.

Para peternak menyampaikan sejumlah tuntutan dalam aksi tersebut. Di antaranya meminta pemerintah menurunkan harga pakan, meningkatkan harga telur, menghapus monopoli impor bahan baku, mencukupi kebutuhan jagung dengan harga acuan pembelian (HAP), serta membentuk kementerian yang khusus menangani sektor peternakan.

Aksi tersebut berlangsung dengan membawa ribuan ayam menggunakan mobil pikap. Kendaraan pengangkut ayam kemudian berjejer di sekitar Alun-alun Kendal hingga di depan Kantor Bupati Kendal. Warga yang berada di lokasi tampak antusias saat ayam-ayam tersebut dibagikan secara gratis.

Tak hanya di Kendal, aksi serupa juga digelar secara serentak di sejumlah daerah di Jawa Tengah. Aksi berlangsung antara lain di Alun-alun Temanggung, Magelang, Wonosobo, Batang, Pekalongan, Grobogan, dan Pati, dengan total ayam yang dilepas dan dibagikan mencapai sekitar 50.000 ekor.

Dalam orasinya, para peternak menyuarakan sejumlah pesan, di antaranya “Peternak Kuat Bangsa Hebat”, “Satu Suara untuk Keadilan”, serta “Peternak Sejahtera, Indonesia Berdaulat Pangan!”. Mereka berharap aspirasi tersebut mendapat respons dan solusi konkret dari pemerintah.

“Sebagai bentuk keprihatinan kami yang tidak kuat lagi membeli pakan ayam, kami membagikan ayam-ayam ini secara gratis kepada masyarakat yang hadir di sini,” ujar salah seorang peserta aksi dalam orasinya.

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mengatakan memahami kondisi yang dihadapi para peternak. Ia menyatakan aspirasi terkait persoalan harga pakan dan harga telur akan diteruskan kepada pemerintah pusat. “Kami paham kondisi peternak saat ini. Persoalan harga pakan dan harga telur akan kami sampaikan kepada pemerintah pusat. Ayam yang dibagikan semoga menjadi amal bagi bapak dan ibu sekalian,” pungkas Bupati.( )

Tags