Semangat Bung Karno Bergema Di Taman Budaya Raden Saleh, Ini Rangkaian Acara Yang Disiapkan
SEMARANG – Peringatan Bulan Bung Karno bertajuk "DJAREK" (Sepekan Bung Karno Dalam Gerak Rupa Suara Sastra) akan digelar di Taman Budaya Raden Saleh, Jalan Sriwijaya Nomor 29, Semarang pada, Selasa (30/6). Kegiatan yang terbuka untuk masyarakat umum ini menjadi ruang bersama untuk mengenang sekaligus menghidupkan kembali semangat perjuangan Proklamator Republik Indonesia melalui seni dan budaya.
Acara akan dimulai pukul 19.00 WIB dengan menampilkan pertunjukan bertajuk "Seronce Melati Bagi Sang Pemimpin Besar Revolusi", sebuah persembahan dari Teater Lingkar Semarang yang memadukan musik, puisi, dan teater sebagai bentuk penghormatan kepada Bung Karno.
Pertunjukan tersebut akan menyuguhkan untaian lagu dan puisi dalam berbagai genre musik. Teater Lingkar mengeksplorasi perpaduan nada pentatonik dan diatonik sebagai simbol kecintaan terhadap Tanah Air sekaligus memperkuat pesan kebangsaan melalui karya seni.
Selain Teater Lingkar, kegiatan juga akan diramaikan oleh budayawan, sastrawan, penyair, dan musisi dari berbagai komunitas budaya, di antaranya Satoeboemi, KGB, Perempuan Indonesia, LestraGPS, Yayasan Setara (Sejahtera Bersama Anak), serta sejumlah pegiat seni lainnya.
Kegiatan ini mengusung semangat persatuan sebagaimana pesan Bung Karno yang terkenal, "Berikan aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia." Semangat tersebut diharapkan mampu menginspirasi generasi muda untuk terus mencintai Indonesia melalui karya, kreativitas, dan kebudayaan.
Perwakilan LestraGPS, Kelana Siwi Kristianingtyas, mengatakan peringatan Bulan Bung Karno bukan sekadar mengenang sosok sang proklamator, tetapi juga menjadi momentum untuk meneguhkan kembali nilai-nilai kebangsaan melalui ruang ekspresi budaya. "Melalui seni dan sastra, kami ingin mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus merawat semangat kebangsaan dan cinta Tanah Air sebagaimana diwariskan Bung Karno," ujarnya, Senin (29/6/26).
Menurutnya, kolaborasi berbagai komunitas seni dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa budaya merupakan perekat persatuan bangsa. "Kami berharap masyarakat hadir dan bersama-sama merayakan keberagaman dalam semangat gotong royong serta kebudayaan Indonesia," tambah Kelana.
Penyelenggara mengajak masyarakat menghadiri peringatan Bulan Bung Karno dengan semangat "Satu Tekad, Satu Semangat, untuk Indonesia yang Merdeka, Berdaulat, dan Berkepribadian." Melalui perpaduan seni pertunjukan, musik, dan sastra, acara ini diharapkan menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan nilai-nilai kebangsaan di tengah kehidupan masyarakat.( )