Bri Luncurkan Program Family Strengthening, Dorong Keluarga Mandiri Lewat Pemberdayaan Des
BRI YBM BRILiaN, BRI Regional Office (RO) Semarang meluncurkan Program Family Strengthening (FS) di Desa Jungsemi, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal
KENDAL – BRI melalui YBM BRILiaN BRI Regional Office (RO) Semarang meluncurkan Program Family Strengthening (FS) di Desa Jungsemi, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, Jumat (26/6/26). Program Family Strengthening merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat mustahik yang dijalankan YBM BRILiaN. Pendampingan dilakukan melalui penguatan ekonomi keluarga, dukungan pendidikan bagi anak, peningkatan layanan kesehatan, pembinaan spiritual, serta bantuan stimulus modal usaha melalui Micro Income Generating Program (MIGP).
Peluncuran Program Family Strengthening menjadi wujud komitmen BRI dalam memperkuat ketahanan keluarga melalui pendampingan yang berkelanjutan. Melalui pendekatan menyeluruh, keluarga penerima manfaat diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi.
Pelaksanaan program tersebut disinergikan dengan pengembangan Desa BRILiaN yang diinisiasi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Sinergi ini diarahkan untuk mengembangkan desa wisata berbasis potensi dan kearifan lokal agar mampu menciptakan peluang usaha produktif bagi masyarakat.
Kepala Kantor Cabang BRI Kendal, Eldi Ledelsa, mengatakan BRI sebagai bank yang berfokus pada segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tidak hanya menjalankan fungsi intermediasi keuangan, tetapi juga berkomitmen memberikan nilai tambah ekonomi dan sosial melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.
"Program Family Strenghening ybm brilian merupakan program pemberdayaan desa yang bertujuan menghasilkan role model dalam pengembangan desa melalui implementasi praktik kepemimpinan desa yang unggul dan semangat kolaborasi untuk mengoptimalkan potensi desa berbasis SDG's. Kali ini BRI menyelenggarakan Program Pemberdayaan untuk mengembangkan seluruh potensi desa wisata dengan berbasis pada kearifan lokalnya," ujar Eldi.
Menurut Eldi, melalui program tersebut masyarakat diharapkan mampu mengenali sekaligus mengembangkan potensi wisata yang dimiliki sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian warga secara berkelanjutan.
Selain itu, program ini mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam mengelola desa wisata. Warga juga dibekali kemampuan menyusun paket wisata sesuai potensi desa serta membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk melakukan onboarding ke platform digital agar produk dan layanan desa semakin mudah diakses masyarakat.
Penguatan ketahanan ekonomi dan pendidikan keluarga diharapkan mampu melahirkan pelaku usaha baru, mulai dari pengelola homestay, usaha kuliner, hingga produk suvenir yang menjadi bagian dari ekosistem desa wisata.
BRI optimistis program tersebut dapat melahirkan desa wisata yang memiliki daya saing, sekaligus mencetak wirausaha lokal, memperkuat kelembagaan desa, dan membangun ekosistem ekonomi yang inklusif serta berkelanjutan.
"Dengan keterlibatan seluruh elemen dalam ekosistem desa, pengembangan desa wisata dapat menjadi instrumen nyata dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan di tingkat desa," pungkas Eldi.
Peluncuran Program Family Strengthening mendapat sambutan positif dari para penerima manfaat. Mereka berharap pendampingan yang diberikan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga, memperluas akses pendidikan dan kesehatan, serta memperkuat ekonomi di Kecamatan Kangkung.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Kangkung Antin Kustiyah Wijayanti, Kepala Desa Jungsemi Dasuki, perwakilan BRI Unit Truko Kangkung, dan masyarakat setempat.(*)