R. M Margono Djojohadikusumo, Kakek Presiden Prabowo Lahir Di Purbalingga

R. M Margono Djojohadikusumo, Kakek Presiden Prabowo Lahir Di Purbalin
30-Apr-2026 | sorotnuswantoro Purbalingga

Kemarin, media masa juga media sosial di 'Tlatah Ngapak' riuh rendah dengan pemberitaan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto. Salah satu agendanya adalah 'nyekar' ke makam kakeknya R.M Margono Djojohadikusumo di Dawuhan, Banyumas.

R.M Margono memang dikebumikan di Banyumas, tetapi tak banyak yang tahu kalau beliau lahir di kota tetangganya, Purbalingga. Prof. Sugeng Priyadi, guru besar dan ahli sejarah dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), menyebutkan kakek presiden itu lahir di Bodas Karangjati, Purbalingga.

Kok bisa lahirnya di Purbalingga?

Begini cerita sejarahnya : Ayahnya, R.M Endro Koesoemo yang sebelumnya mandor irigasi diangkat sebagai Asisten Wedana (Camat) yang berkedudukan di Bodas Karangjati (Saat ini sebuah desa di Kecamatan Rembang, Purbalingga, Jawa Tengah). Nah, saat ayahnya berdinas di Purbalingga itulah, Margono disebutkan lahir pada Rebo Legi, 16 Mei 1894.

Meski lahir di Purbalingga, namun, masa kecil dan pendidikan Margono dijalani di Banyumas. Sebab, setelah berdinas di Purbalingga, Endro Koesoemo pidah tugas ke Banyumas.

Margono bersekolah di Europeesche Lagere School (ELS) Banyumas, lanjut Opleiding School Voor Inlandsche Ambtenaren (OSVIA) Magelang dan berkarir di pemerintahan.

Pada saat Indonesia merdeka dipilih Soekarno - Hatta menjadi Ketua Dewan Pertimbangan Agung Sementara (DPAS). Beliau juga menjadi pendiri dan Direktur Utama Bank Negara Indonesia (BNI) pada tahun 1946.

R.M Margono meninggal di Jakarta 25 Juli 1978 dan dimakamkan di Desa Dawuhan, Kec/Kab. Banyumas.

Penulis : Igo

Tags